Render 3d Max TGA (Targa)
Setelah menyelesaikan obyek, maka langkah yang dilakukan adalah proses rendering. Dalam aplikasi 3d Max, opsi ini memiliki sejumlah pengaturan. Saya tidak membahasnya secara runut di sini. Tapi hanya pada bagian bentuk file output yang akan dihasilkan.
Bila kita melakukan rendering dalam bentuk animasi gerak, opsi yang bisa dipilih berupa AVI (Audio Video Interleave) dan berupa TARGA (Truevision Advanced Raster Graphics Adapter) atau TGA. Untuk keluaran berupa AVI, biasanya hasil yang didapat kurang maksimal. Setidaknya menurut pengalaman saya.
Saya lebih menyukai rendering dengan format TGA, dimana dengan format ini hasilnya berupa deretan gambar dari setiap frame dalam scene yang kita render. Pengaturan FPS (frame per second) sangat menentukan jumlah file TGA yang kita teroleh dan tentu saja kehalusan gerak motion yang kita animasikan. Misalnya kita mengatur animasi pada 30 FPS, maka kita akan mendapatkan 30 file TGA yang menggambarkan animasi selama satu detik dalam 30 frame.
Untuk proses editing file TGA ini bisa menggunakan aplikasi Adobe Premiere. Kita tinggal meng-import file-file TGA tadi kedalam kotak bin. Drag-drop ke layer editing. Dan kita bisa mengedit sesuai selera kita.
kalo menurut saya AVI adalah yang terbaik,,,(standard windows/uncompress)hanya saja karena ukuran file yang sangat besar sehingga kurang nyaman d”play” serta infrastruktur komputer yang beredar d indonesia khususny,,kurang begitu mendukung,,format AVI uncompress diabaikan,,ini hanya bisa dinikmati kalangan production house menegah ke atas, meskipun ada beberapa codev avi lainnya yang menawarkan ukuran file menjadi kecil seperi divx,microsoft video,,tetapi hal itu kurang efektif karena kualitas gambarny berkurang(compressed)………TGA sendiri sering saya pake ketika saya harus menambahkan proses “compositing” seperti di after effect,motion,dll,,dengan alasan TGA mampu menyajikan gambar 32 Bit,,yang artinya mendukung “background transparan”….(alpha channel),,mungkin dl dikenal superimpose dalam premiere at dunia pasca produksi
BEno
Februari 2, 2008 at 4:48 pm
saya cenderung menggunakan format *.mov dari “Apple” yg dapat d”play” di “quicktime” dengan codec “Animaton” at “Sorensen”,,ukuran filenya lebih ramping dengan kualitas sangat bagus
BEno
Februari 2, 2008 at 4:50 pm
bang tolong dong kasih vray untuk 3ds max 9…
arya
Juni 3, 2008 at 10:55 am
saya seorang pemula dalam menggunakan 3dmax kalo ada referensi lain bisa tolong dikirim ke email saya. oh ya.. apabila saudara sekalian memerlukan bantuan disain bangunan bisa menghubungi email saya atau hp:085739059839/ sammyarchie22@yahoo.com
sammy bali
Agustus 23, 2008 at 1:58 am